Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UNSIQ melaksanakan kegiatan edukasi pencegahan modus penipuan di era digital yang ditujukan kepada Ibu PKK. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan masyarakat, khususnya kaum ibu, terhadap berbagai bentuk penipuan yang marak terjadi melalui media digital.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai modus penipuan digital yang sering terjadi, seperti penipuan melalui pesan singkat dan WhatsApp, tautan palsu (phishing), penipuan undian berhadiah, pinjaman online ilegal, serta penyalahgunaan data pribadi. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh seluruh peserta.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi dan simulasi sederhana mengenai cara mengenali ciri-ciri penipuan digital serta langkah pencegahannya. Peserta diimbau untuk selalu berhati-hati dalam menerima pesan dari nomor tidak dikenal, tidak mudah mengklik tautan mencurigakan, serta tidak membagikan kode OTP maupun data pribadi kepada pihak lain.
Edukasi ini mendapat respons positif dari Ibu PKK yang mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka mengaku memperoleh pengetahuan baru yang sangat bermanfaat untuk melindungi diri dan keluarga dari ancaman penipuan digital yang semakin berkembang.
Melalui kegiatan edukasi ini, mahasiswa KPM UNSIQ berharap Ibu PKK dapat menjadi agen literasi digital di lingkungan keluarga dan masyarakat, sehingga mampu menciptakan lingkungan digital yang lebih aman, cerdas, dan bertanggung jawab.